Kesaktian Ramuan Anti Plak Jantung dibanding obat farmasi

Sepulang dari masjid buka WA, sahabatku yang sudah dua kali masa jabatan dekan di FKES berkabar kalau suaminya 71 tahun dipundhut Yang Maha Kuasa. Di Facebook dua hari sebelumnya teman-teman upload foto mereka HBH di rumahnya dan almarhum masih terlihat berfoto bersama. Setelah kujenguk di rumahnya yang hanya berjarak 200 meter ternyata sore sebelum meninggal masih praktek (spesialis THT di rumah sakit seputar Candi). Itu semua menggambarkan betapa kematian adalah rahasia Illahi.
Menurut menantunya, sekitar 20.30 almarhum berkeringat dingin dan dibawa ke rumah sakit tempatnya berpraktek, karena positif terkena serangan jantung koroner lalu segera dirujuk ke rumah sakit type A, belum selesai persiapan tindakan kateterisasi pembuluh jantung, almarhum keburu mengembuskan nafas terakhir sekitar jam 3 pagi.
Sekitar dua bulan sebelumnya, istrinya / sahabatku baru selesai menjalani pemasangan ring / stent di pembuluh jantungnya. Maka simpang siur berita pun bertebaran.
Almarhum sendiri sebetulnya juga pasien jantung koroner dan sudah belasan tahun lalu dipasang stent. Hanya saja 4 tahun belakangan beliau melepaskan diri dari obat farmasi yang sepuluhan tahun dilakoninya. Jika pembaca pernah baca posting http://ekowaluyo.com/me/node/53 maka resep itulah yang diminumnya akhir-akhir ini. Resep ini testimoni nya memang luar biasa, karena salah satu saudara mereka saat dikateterisasi positif tersumbat, sambil menunggu jadwal pemasangan stent minum ramuan ini dan ajaib saat mau pemasangan sumbatan sudah tidak ada. Almarhum sendiri sebetulnya juga selalu memeriksa jantungnya dengan EKG secara rutin setidaknya 6 bulan sekali dan hasilnya selalu baik. (Meski saat pemeriksaan memang jantung tidak dalam kondisi terbebani / misalnya menggunakan pemeriksaan beban dengan treadmill). Namun kesaktian ramuan ini jadi meragukan karena jelas saat ini beliau meninggal terkena serangan jantung yang berarti terjadi penyumbatan di pembuluh jantung.
Btw kejadian minum obat jantung farmasi namun tetap terkena serangan jantung pun acapkali dialami pasien berpenyakit jantung koroner. Seperti dialami tetangga belakang rumah sekitar 2 bulan yang lalu meninggal karena serangan jantung, meskipun beliau rutin meminum obat jantung sesuai resep dokter spesialis jantung. Selain obat, faktor survival lain bagi pasien jantung juga berpengaruh yaitu pola makan dan pola hidup sehat, tidak mudah stress dan masih tetap beraktivitas fisik dan lainnya yang penulis belum sebut / tahu. Selain itu umur manusia penulis berkeyakinan Alloh SWT yang menentukan.

Berikut adalah link halaman Facebook yang memuat ramuan tersebut. https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=540666115956987&id=100000408.... Beberapa comments mungkin bisa memperkaya pemahaman kita.

Sementara isi postingnya saya salin di posting sebelumnya yaitu http://ekowaluyo.com/me/node/53