Selasa, 22 Juni 2010. Setelah lebih dari dua tahun jarang melirik Moodle, satu hari berbagi pemanfaatan Moodle dengan rekan-rekan dosen di Fakultas Kesehatan UDINUS terasa menyenangkan. Melihat semangat rekan-rekan yang begitu antusias, memandu selama 6 jam terasa sebentar, walau ternyata penat juga. Ibu Dekan, Dr. dr. Sri Andarini, yang katanya gaptek akhirnya berhasil menyusun materi ajar di Moodle sampai menyiapkan bahan quiz, Alhamdulillah.
Belajar Moodle bagi teman-teman yang sudah terbiasa dengan internet menjadi terasa lebih mudah. Setidaknya beliau-beliau ini sudah mempunyai dan memanfaatkan email, sehingga saat konfirmasi keanggotaan di KULINO berbasis Moodle semua berjalan lancar
Jum'at 12 Juni 2009 UDINUS ketamuan Mendiknas. Seingatku baru sekali ini ada menteri bertamu, entah kalau pas aku lagi tugas belajar. Pak Menteri sendiri sebenarnya mau ndampingi pak JK wapres yang lagi nyapres.
Fak Teknik kejibah ngepamerin produk-produk hasil produksi mahasiswa, termasuk robot. Meski dulu dalam satu pameran pernah antusias dengan robot kami, tapi tadi sepertinya tidak lagi. Mungkin karena sudah semakin sering lihat robot.
Hari-hari ini media massa ramai memberitakan tentang disahkannya RUU BHP menjadi UU BHP oleh DPR pada 17 Desember 2008. Kebanyakan berita maupun artikel yang ada menyoroti tentang penentangan diberlakukannya UU tersebut. Mengapa UU BHP ditentang banyak kalangan?
AutoView adalah modul dalam Moodle yang dapat menampilkan presentasi video yang disinkronisasi dengan penampilan slide layaknya presentasi powerpoint dalam suatu halaman web. Sistem AutoView mendukung berbagai plugin untuk memainkan video seperti QuickTime, Windows Media, Real Player, FlashVideo dan VideoLAN VLC.
Slentingan dari pertemuan para rektor di Undip saat Forum Rektor membahas RUU BHP adalah RUU ini harus jalan terus. Ada yang masih ketakutan kue PTS akan semakin tergerus karena beranggapan PTN akan semakin membabi buta dengan menjadi BHP. Hal ini mestinya tidak perlu dirisaukan, karena dengan BHP tidak ada lagi perbedaan PTN dan PTS, yang berbeda hanyalah organ dalam BHP, yaitu pemerintah sebagai unsur pendiri. Tinggal bagaimana PT sebagai satuan pendidikan meningkatkan kinerja agar mampu memberikan yang terbaik untuk anak bangsa.