Blogs

Jaringan Lokal Kota, Mungkinkah?

Hari ini Kompas merilis Keluar dari Kolonialisme Harga Bandwidth Internet yang intinya ada perusahaan baru yang diberi ijin kulakan langsung bandwidth dari luar menggunakan jaringan fiber mereka sendiri. NAP ini belum menjanjikan berapa harga mereka nanti, namun diharapkan bisa melepas bangsa Indonesia dari kolonialisme harga bandwidth oleh Telkom dan Indosat.

eBusiness Technology untuk DitJen PMPTK

Minggu 16 Desember 2007 akan menjadi nara sumber di DitJen PMPTK untuk rapat konsolidasi program pendampingan pelaksanaan Block Grant Pengembangan Pendidikan Khusus di Daerah Tertinggal Tahun 2007. Topik yang diminta dari Bu Anis Mucktiany adalah eBusiness Technology. Untuk sementara, materi yang akan disampaikan adalah ringkasan kuliah di pasca sarjana TI UDINUS. Tapi sepertinya akan membosankan, maka ada baiknya yang lebih praktis.

SPI, Sumbangan Pengembangan Institusi

Tahun ini anak pertamaku, Shafira, masuk SMP. Alhamdulillah diterima di SMP Negeri 1 Semarang sesuai pilihan. Ada dua catatan yang cukup esensial dalam penerimaan peserta didik yang secara emosional kami terlibat.

Backbone Internet Lokal Metropolitan Semarang

Hari ini Walikota Semarang Sukawi Sutarif, melakukan dialog di kampus Dian Nuswantoro. Topik khusus adalah sosialisasi Semarang Pesona Asia yang dilaksanakan Bulan Agustus 2007. Konsep dasarnya adalah mengundang orang seluruh Indonesia dan 18 negara Asia untuk berkunjung ke Semarang, sehingga aktivitas usaha, pariwisata, pendidikan dan kesehatan di Semarang dapat meningkat. Diperkirakan dibutuhkan dana hingga 30 milyar rupiah untuk perhelatan setengah bulan.

Pensiun

Pensiun (menurut Wikipedia Indonesia), artinya ialah seseorang yang sudah tidak bekerja lagi karena usianya sudah lanjut dan harus diperhentikan. Seseorang yang pensiun biasa mendapat uang pensiun atau pesangon. Jika mendapat pensiun, maka ia tetap mendapatkan semacam gaji sampai meninggal dunia.
Pensiun harus dibedakan dengan PHK atau pemutusan hubungan kerja. Pada sebuah PHK, seorang karyawan diputuskan kontrak kerjanya karena hal lain, tetapi bukan usia.

Para Rektor tentang RUU BHP

Slentingan dari pertemuan para rektor di Undip saat Forum Rektor membahas RUU BHP adalah RUU ini harus jalan terus. Ada yang masih ketakutan kue PTS akan semakin tergerus karena beranggapan PTN akan semakin membabi buta dengan menjadi BHP. Hal ini mestinya tidak perlu dirisaukan, karena dengan BHP tidak ada lagi perbedaan PTN dan PTS, yang berbeda hanyalah organ dalam BHP, yaitu pemerintah sebagai unsur pendiri. Tinggal bagaimana PT sebagai satuan pendidikan meningkatkan kinerja agar mampu memberikan yang terbaik untuk anak bangsa.

Gagasan PNS Tidak Pensiun

Menpan di sela-sela sertijab rektor UNDIP Senin lalu, "Pensiun PNS tidak usah diberikan bulanan tetapi diterima glondhongan saja di awal pensiun." Ungkapan yang konon pernah diutarakan ke presiden ini sudah siap diantisipasi oleh menteri jika memunculkan polemik.

Polemik RUU BHP

Awal Oktober 2006 media massa gencar memberitakan RUU Badan Hukum Pendidikan yang sudah diserahkan ke sekretariat negara untuk diagendakan ke DPR. Muncul polemik baru yaitu isu privatisasi pendidikan, dari isu awal tentang peran yayasan yang saat ini akan dipangkas ke dalam majelis wali amanah.

Asuransi bersenjata UU 13 2003

Tulisan asli di http://users.newblog.com/ekowaluyo/?post_id=4304

Masih berkaitan dengan UU RI No. 13 Th. 2003 tentang Tenaga Kerja. Jum'at lalu tgl 12 Mei 2006 kami ketamuan penjual asuransi lagi yang memakai UU No 13 sebagai senjata penjualan.

Pensiun versi UU Republik Indonesia No. 13 Tahun 2003

Tulisan asli di http://users.newblog.com/ekowaluyo/?post_id=2415
Hari ini saya ketamuan sales asuransi. Dia telah datang minggu lalu dan saya tolak secara halus tawarannya tentang program pensiun. Saya bilang padanya "Big Boss nggak punya keinginan memiliki program pensiun, kan sudah ikut jamsostek."
"Ndak bisa pak, UU No. 13/2003 menyatakan pekerja berhak diikutkan jaminan sosial tenaga kerja dan berhak mendapatkan pensiun. Bahkan jika tidak diikutkan program pensiun, pekerja berhak mendapat dua kali pesangon yang seharusnya." sergah sang salesman.

Syndicate content